Garnacho Dipinjamkan ke Villa, Berharap Kembali ke Performa Puncak di Manchester United: 'Saya Ingin Menjadi Diri Saya yang Dulu Ketika Pertama Kali Tiba di Old Trafford'

2026-07-27
Aston Villa secara resmi mengumumkan peminjaman penyerang sayap Argentina, Alejandro Garnacho, dari Chelsea。Transaksi ini dilengkapi dengan klausul kewajiban membeli bersyarat, dan dilaporkan bahwa kondisi tersebut sangat mungkin tercapai。Penyerang sayap berusia 22 tahun ini menyatakan harapannya untuk kembali ke performa terbaiknya seperti saat di Manchester United di bawah asuhan pelatih Unai Emery.



Garnacho meninggalkan Manchester United musim panas tahun lalu karena kontroversi di dalam dan di luar lapangan, mengakhiri kerja sama dengan *Setan Merah*。Ia sempat mengunggah foto dirinya mengenakan jersey Villa dengan nama Marcus Rashford di media sosial, yang memicu ketidakpuasan penggemar。Kemudian, setelah kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur, ia secara terbuka mengkritik tim dan pelatih saat itu, Ruben Amorim, memperburuk hubungan kedua belah pihak。Akhirnya, Chelsea mengajukan tawaran sebesar £40 juta, dan Manchester United pun bersedia melepasnya。Namun, Garnacho gagal menunjukkan performa terbaiknya setelah bergabung dengan Stamford Bridge。Musim lalu, ia hanya tampil 24 kali di Premier League, mencetak 1 gol dan memberikan 4 *assist*。Saat Chelsea bertandang ke Old Trafford di awal musim, ia bahkan tidak diturunkan dan hanya duduk di bangku cadangan。Saat melakukan pemanasan di pinggir lapangan sebelum pertandingan, ia bahkan dicemooh oleh penggemar Manchester United。Setelah Xabi Alonso mengambil alih Chelsea musim panas ini, ia dengan cepat memutuskan untuk membiarkan Garnacho pergi mencari lebih banyak kesempatan bermain。Akhirnya, Villa berhasil meminjam pemain timnas Argentina ini, dan menambahkan klausul kewajiban membeli bersyarat dalam kontraknya.

Setelah bergabung dengan Villa, Garnacho mengatakan dalam wawancara resmi klub bahwa Unai Emery memberinya kepercayaan diri yang besar, dan itu menjadi alasan penting di balik transfer ini。Ia berkata: "Saya sangat senang berada di sini, dan saya tidak sabar untuk bermain di lapangan。Ini adalah klub penting yang berkembang sangat cepat, dan saya sangat menantikan tantangan baru ini." "Saya selalu ingin bergabung dengan tim yang bisa mengembalikan kepercayaan diri saya, kembali menjadi diri saya yang dulu ketika pertama kali tiba di Manchester United。Saya berbicara dengan pelatih, dan ia membuat saya percaya bahwa saya bisa menemukan performa terbaik saya di sini dan membantu tim。Saya sudah berkomunikasi dengan Emery sebelum saya bergabung, ia memberi saya kepercayaan diri yang besar, dan itulah mengapa saya datang ke sini."

Garnacho naik ke tim utama pada akhir musim 2021/22 berkat penampilan luar biasanya di FA Youth Cup。Musim terbaiknya dalam karir profesionalnya adalah musim 2023/24, di mana ia mencetak 10 gol di semua kompetisi, 7 di antaranya di Premier League, menunjukkan potensi menyerang yang menjanjikan。Pada April tahun ini, Garnacho juga merefleksikan kepergiannya dari Manchester United dalam wawancara dengan Sky Sports, mengakui bahwa ia sempat menyesal, tetapi masih tetap berterima kasih kepada mantan klubnya。Ia berkata: "Mungkin saya memang sedikit menyesal, karena saya selalu mencintai klub ini, mereka memberi saya kepercayaan sejak awal." "Saya ingat dalam enam bulan terakhir, performa saya tidak seperti dulu, saya mulai kehilangan posisi starter, dan harus duduk di bangku cadangan。Ini bukan hal yang buruk, tetapi saat itu saya baru berusia 20 tahun, dan dalam hati saya selalu merasa bahwa saya harus bermain di setiap pertandingan." "Sekarang saya melihat ke belakang, mungkin sebagian kesalahan ada pada diri saya sendiri, saya mulai melakukan beberapa hal yang salah." Ia melanjutkan: "Hidup selalu ada pasang surut。Saya bangga pernah bermain untuk Chelsea, tetapi saya tidak punya kata-kata buruk untuk Manchester United, siapa pun di klub, dan mantan rekan setim saya。Ini hanyalah transisi di berbagai tahap kehidupan, dan hidup harus terus berjalan。Saya tidak punya penyesalan yang sebenarnya."

Sumber berita: Manchester Evening News